Crowne Plaza Bandung, Pilihan Tepat untuk Liburanmu

Kisah "10 Membuka Dunia"

Aku adalah Cendoler, anggota sebuah komunitas penulis yang lebih akrab dinamai kelas CENDOL. Hmm... ini bukan sembarang cendol, loh, tapi sebuah kelas yang bernama lengkap "CErita, meNulis, Diskusi OnLine", tempat dimana cendolers berjibaku mengasah kemampuannya untuk bisa melejitkan prestasinya sebagai penulis.

Pada 27 Nopember 2011 lalu, CENDOL meluncurkan 10 karya terbaik dari cendolers yang berhasil lulus mid semester pertama. Ini adalah buku-buku terbitan Universal Nikko yang sangat ditunggu oleh banyak orang. Launching buku ini bertajuk "10 Membuka Dunia". Kehadiran cendolers dari berbagai penjuru membuat acara ini sangat meriah. Kami yang tadinya hanya berkomunikasi melalui facebook, saat itu berkesempatan bertemu langsung dan saling beradu tawa. Hal yang sangat membahagiakan adalah karena pada salah satu buku itu, terselip cerpen saya yang berjudul "Jiwa". Dia menghuni beberapa lembar The Dark Stories dan akan menjadi saksi perjalanan karir saya sebagai penulis. 


Berikut daftar 10 karya Membuka Dunia :
1. The Dark Stories (genre mistery)
2. Cinta dalam Koper (genre chicklit)
3. Janda VS Brondong (genre comedy)
4. Color of Hearts (genre teenlit)
5. Dimensia Equator Saga (genre fantasy)
6. Impian Liar Perempuan (female group IICS)
7. Super Cendol (novel duet comedy Ceko Spy & Donatus A. Nugroho)
8. Choki (solo novel by Ceko Spy)
9. Bule Rawa-Rawa (solo novel by Lonyenk Rap) 
10. Kiss Me and Let Me Die (solo novel by Alexandra Karina)
Buku-buku ini akan beredar di toko buku Gramedia seluruh Indonesia.


Dalam acara itu banyak penulis terkenal yang hadir sebagai undangan. Keharuan tak dapat dihindari saat IICS - kumpulan cendoler yang sudah menjadi ibu-ibu, menyanyikan lagu "Sempurna", spesial untuk CENDOL.  Apalagi saat penyerahan kenang-kenangan untuk Kepsek Mayoko Aiko, Suker Putra Gara dan Suker Donatus A. Nugroho, dimana ketiga pentolan CENDOL itu ditarik oleh IICS untuk bergabung ke panggung. Puisi dari Bunda Ina begitu menyentuh. Bak wartawan profesional, para unyu sibuk mengabadikan momen tersebut melalui kamera mungil mereka. 

Suatu kebanggaan yang sangat memacu semangat kami untuk lebih giat berkarya, dan ini sangat mengesankan.

Nyam... nyam... CENDOL selalu keren ^_^